Berita Bawaslu NTT (41)

Empat Pasangan Calon Gubernur menyampaikan Komitmen Tolak Politik Uang dan Politisasi Sara dan Bertarung secara Profesional dalam Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi Sara yang digelar Bawaslu NTT Rabu (14/2) di Hotel Swiss Berlin Kristal (dok)

KUPANG, Empat Pasangan Calon Gubernur NTT berkomitmen untuk bertarung secara fair tanpa politik uang dan politisasi SARA dalam hajatan Pemilihan Gubernur NTT  periode 2018-2022. Ikrar sekaligus komitmen bersama itu disampaikan saat membacakan deklarasi Tolak dan lawan Politik Uang dan Sara  yang digelar Bawaslu NTT di Hotel Swiss Berlin Kristal Kupang Rabu (14/2). Kegiatan Deklarasi tolak dan lawan politik uang dan Sara itu digelar secara  Nasional serentak  di seluruh Indonesia sampai ditingkat Panwaslu Kabupaten/Kota.   

Anggota Bawaslu NTT Jemris Fointuna  yang juga Kordinator Divisi PHL Sabtu (3/2) melakukan pengawasan Verifikasi Hasil Perbaikan PKPI.(foto/dok)

KUPANG- Bawaslu NTT membentuk empat tim untuk melakukan tugas pengawasan verifikasi hasil perbaikan Partai Politik tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Enam Partai Politik yang diverifikasi perbaikannya adalah Partai Gerindra, Partai Hanura, PAN, PBB, PDIP dan PKPI.

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa didampingi Plh. Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Jemri Pawali dan Staf Bagian SDM dan Tata Usaha Pimpinan Bawaslu RI Chaerul Tri Rizki Sembiring  menyampaikan arahan sebelum seleksi calon tim Asistensi Bawaslu NTT Jumat (2/2) di Kupang. (foto/din)

KUPANG – Bawaslu RI melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Jum’at (2/2) melakukan serangkaian uji seleksi calon tim asistensi Bawaslu NTT. Ujian dipusatkan di Kantor Bawaslu NTT Jalan Samratulangi Kota Kupang. Sebelumnya Bawaslu RI melakukan seleksi 3 orang calon tim asistensi untuk Bawaslu NTT namun yang lolos hanya satu orang dari kuota 3 orang. Untuk seleksi tahap kedua diikuti tiga orang.

Tim Bawaslu NTT  Senin (29/1) mengawal kegiatan verifikasi di Kantor DPW PAN NTT Jalan Timor Raya Kota Kupang (foto/solly)

KUPANG- Jajaran Bawaslu NTT telah melakukan  pengawasan melekat kegiatan verifikasi Partai Politik Peserta pemilu Pasca Putusan mahkamah Kostitusi sesuai Peraturan KPU nomor 6 Tahun 2018 untuk tingkat provinsi NTT i verifikasi  kepengurusan terdiri dari Ketua, Sekretaris dan bendahara serta keteperhatikan perempuan 30 persen dan kepemilikan kantor.

Ketua Bawaslu NTT Rabu (24/1) membuka kegiatan Rakor Penyelesaian Sengketa Pemilihan bagi Panwaslu Kab/Kota se- NTT di Hotel T-More Kupang (foto/ryan)

KUPANG-Untuk mengantisipasi adanya sengketa yang diajukan bakal pasangan calon Kepala Daerah  pasca penetapan pasangan calon Gubernur dan Bupati di 10 kabupeten 12 Pebruari 2018 mendatang, Bawaslu NTT menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi Penyelesaian Sengketa bersama Panwaslu Kabupaten/Kota Se- NTT. Kegiatan Rakor yang digelar di Hotel T-More Kupang itu diikuti Komisioner Panwaslu Kabupaten/Kota, Kepala Seretariat dan staf Hukum dan Penanganan Pelanggaran.

Anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah  mengawasi langsung kegiatan Coklit pemutahiran daftar Pemilih di kediaman Pertus Arkian TPS 05 Kelurahan Penfui Sabtu (20/1) didampingi anggota Panwaslu Kota Kupang Ady Nange (foto/dok)

KUPANG- Jajaran Bawaslu NTT sampai ke tingkat PPL di 22 Kabupaten/kota  melakukan pengawasan melekat kegiatan Pencocokan dan penelitian (coklit) pemutahiran daftar Pemiih yang digelar serentak Sabtu (20/1). Di Kupang, anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah melakukan supervisi dan monitoring kegiatan coklit di  TPS 05 Kelurahan Penfui di kediaman warga Petrus Arkian warga RT/RW 11/05 didampingi anggota Panwaslu Kota Kupang Ady Nange, anggota KPU Kota Kupang Daniel Ratu serta PPDP TPS 05 kelurahan Penfui.

Anggota Bawaslu NTT Jemris Fointuna Kamis (18/1) menerima  tanda terima penyerahan dokumen hasil perbaikan bakal pasangan calon Gubernur NTT yang diserahkan Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas (Foto/dok)

KUPANG- Bawaslu NTT Kamis (18/1) mengawasi secara langsung penyerahan dokumen hasil perbaikan Bakal Pasangan Calon Gubernur NTT di KPU NTT. Penyerahan dokumen syarat calon hasil perbaikan untuk  Bakal Pasangan Calon Gubenur Dr.Benny Harman- Benny Litelnoni itu disampaikan tim penghubung dan diterima ketua KPU NTT Maryanti Luturmas dan disaksikan anggota Bawaslu NTT Jemris Fointuna yang juga Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga.

Anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah memimpin Rapat Koordinasi Penulisan Buku Kiprah Bawaslu NTT Kamis (18/1) bersama para nara sumber dan penulis di  Kantor Bawaslu NTT (foto/asis)

KUPANG- Dalam rangka memantapkan penulisan buku Kiprah Pengawasan dan Kelembagaan, Bawaslu NTT Kamis (17/1) menggelar kegiatan rapat koordinasi bersama nara sumber dan penulis buku, serta staf sekretariat Bawaslu NTT. Kegiatan tersebut adalah rangkaian kegiatan lanjutan yang digelar sebelumnya pada Desember 2017 lalu.

Anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah menyampaikan arahan  saat Pelantikan Pengawas Pemilu Kelurahan  Tingkat Kota Kupang Rabu (17/1) di Hotel Amaris Kupang (foto/ady)

KUPANG- Jajaran Pengawas Pemilu di seluruh tingkatan termasuk di desa/Kelurahan diminta untuk menjaga integritas dan independensi serta bekerja secara profesional dalam menjalankan setiap tugas pengawasan pemiliu, dan tidak terjebak dalam kegiatan politik praktis apalagi menjadi tim sukses.

Tim Pemeriksa Daerah yang dipimpin Anggota DKPP Prof. Muhammad menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik anggota KPU Manggarai Barat yang diadukan Panwaslu Manggarai Barat Senin (15/1) (foto/asis)

KUPANG – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melalui Majelis Pemeriksa Daerah Senin (15/1) menggelar sidang  dugaan pelanggaran kode etik Komisioner KPU Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT yang diadukan  Panwaslu Kabupaten Manggarai Barat.

Sidang yang digelar di kantor Bawaslu NTT di Jalan Samratulangi  itu dipimpin anggota DKPP Prof. Muhammad didampingi anggota Majelis Daerah Jemris Fointuna dari Bawaslu NTT, Drs. Gasim dari KPU NTT dan Godlif Wewo, SH, MH mewakili unsur tokoh masyarakat. Para teradu adalah ketua KPU manggarai Barat Hironimus Suhardi dan para anggota, sedangkan pengadu Panwaslu manggarai Barat yang diwakili anggota  Frumentius.

Dalam persidangan tersebut diuraikan tentang kronologis pengaduan tersebut berawal saat rekruitmen PPS oleh KPU Manggarai Barat, dalam prose itu ada peserta bernama Nur Kumala Dewi yang sudah dinyatakan lulus dan dilantik menjadi anggota PPS,namun KPU Manggarai Barat kemudian membatalkan keputusannya dan menggantikannya dengan calon yang lain. Atas masalah tersebut pengadu kemudian melaporkan masalah tersebut ke Panwaslu Kabupaten Manggarai Barat. Dan hasil kajian Panwaslu Manggarai Barat  menemukan dugaan pelanggaran kode etik sehingga dteruskan ke DKPP. Sidang yang berlangsung sekitar dua ja tersebut berjalan lancar, para pihak baik pengadu maupun teradu diberi kesempatan untuk menjelaskan masalahnya dan menyampaikan bukti-bukti.  Untuk tahun 2018, tercatat sidang pertama DKPP di NTT terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu. (din)          

Tim Bawaslu NTT dan KPU NTT Kamis (11/1) melakukan penelitian bersama dokumen pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT (foto/ryan)

KUPANG- Bawaslu NTT Kamis (11/1) bersama KPU NTT secara bersama meneliti dokumen persyaratan Pencalonan dan syarat bakal pasangan Calon Gubernur NTT periode 2018-2023 yang sudah diterima selama masa pendaftaran. Adapun Bakal Pasangan calon yang mendaftar di KPU NTT dan diterima berjumlah empat pasangan yakni, Pasangan Ir. Esthon Leyloh Foenay, M.Si diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional, Pasangan Dr. Beny Kabur Harman dan Drs.Beny Litenoni,MH diusung Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, pasangan Marianus Sae,M.AP dan  Ir. Emlia Nomleni yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa, serta pasangan Victor Bungtilu Laiskodat dan Joseph Nae Soi, yang diusung Partai Nasdem, Golkar dan Hanura.

Para Bakal Pasangan Calon Gubernur NTT berfoto bersama sebelum pemeriksaan Narkoba di Kantor BNN NTT Rabu (10/1) (Foto/dok)

KUPANG-  Pasca Pendaftaran sebagai Bakal Pasangan Calon Gubernur NTT, Rabu (10/1) Keempat Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT mengikuti rangkaian proses pemeriksaan kesehatan, Psikotes dan pemeriksaan Narkoba di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) NTT di Kupang yang diawasi langsung tim Bawaslu NTT yang dipimpin Ketua Bawaslu NTT.

Tim Bawaslu NTT melakukan pengawasan pemeriksaan dokumen syarat Pencalonan dan syarat Calon saat pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur NTT di kantor KPU NTT Senin (8/1) ( Foto/ryan)

KUPANG-  Hari pertama Pendaftaran pasangan Bakal Calon Gubernur dan wakil Gubernur NTT Senin (8/1), Bawaslu NTT melakukan pengawasan langsung bersama tim di Kantor KPU NTT  untuk pendaftaran tiga Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Periode 2018-2023.

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa,SH

KUPANG- Tiga hari menjelang  masa pendaftaran Pasangan Bakal Calon Gubernur dan wakil Gubernur serta Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di 10 Kabupaten  di NTT yang dijadwalkan mulai tanggal 08-10 Januari 2018, Partai Politik pengusung dan tim sukses diminta untuk tidak melanggar aturan.

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa bersama Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas dan anggota KPU NTT menjadi nara sumber Bimtek Pencalonan bagi anggota KPU Kabupaten dan Panwaslu Kabupaten di Kupang Rabu (3/1). (Foto/dok)

KUPANG- Untuk menyamakan presepsi  terkait pendaftaran Pasangan calon dalam tahapan pencalonan Kepala Daerah, Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu NTT Rabu (3/1) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Pencalonan bagi anggota KPU dan Panwaslu untuk 10 kabupaten di NTT yang menggelar pemilihan Bupati serentak tahun 2018 dan Pemilihan Gubernur NTT.


  

KUPANG- Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2018 dan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019, Bawaslu NTT terus gencar melakukan sosialisasi Pengawasan partisipatif.

Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipasif Jumat (29/12) digelar Bawaslu NTT di studio TVRI Kupang dengan nara sumber Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa, Anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah dan Anggota KPU NTT Theresia Siti dengan pemandu acara Ina Djara, serta audiens para pimpinan Organisasi kemahasiswaan di Kota Kupang.

Dalam Kegiatan sosialisasi yang mengusung thema Pencalonan dan Pemutahiran Daftar Pemilih itu, ketua Bawaslu NTT Thomas Djawa menjelaskan, tahapan pencalonan adalah tahapan terpenting dalam proses pemilihan mulai dari syarat pencalonan dan syarat calon. Proses tersebut akan diawasi secara melekat oleh Bawaslu NTT sesuai perintah Undang-Undang. Karena itu Thomas memastikan, kesiapan jajaran Bawaslu NTT dan Panwaslu 10 Kabupaten dalam mengawal proses pendaftaran pasangan calon yang dimulai tanggal 8-10 Januari secara serentak. Sementara itu terkait pemutahiran daftar Pemilih yang selalu menjadi isu panas dalam setiap pemilihan, Thomas menegaskan, KPU dan jajaran sampai ke PPS dan PPDP wajib memastikan bahwa seluruh warga Negara yang memiliki hak, wajib didaftarkan sebagai pemilih. Dan jajaran Bawaslu NTT sampai ke tingkat Pengawas Pemilu Desa/Kelurahan siap untuk mengawal proses pemutahiran daftar pemilih dengan instrument pengawasan yang telah disiapkan. Thomas mengajak para stakeholder pemilu seperti partai politik utamanya dan seluruh elemen masyarakat NTT agar membantu mengawasi seluruh tahapan pemutahiran daftar pemilih untuk memastikan semua warga Negara yang memiliki hak, terdaftar dalam salinan Daftar Pemilih Tetap. Termasuk pemerintah daerah diharapkan proaktif melakukan perekaman E-KTP bagi warga yang sudah wajib KTP.

Sementara itu anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah mengatakan, seluruh tahapan pemilihan yang dilaksanakan oleh KPU wajib diawasi oleh Bawaslu provinsi dan Kabupaten/Kota. Terkait pendaftaran Calon menurut Bahar, masa pencalonan termasuk masa yang rentan konflik dan pelanggaran karena itu Bawaslu NTT akan melakukan pengawasan secara maksimal untuk memastikan seluruh dokumen terkait syarat pencalonan dan syarat calon sudah lengkap dan sah. Bawaslu NTT juga terus membangun berkoordinasi dengan partai politik dalam rangka pencegahan pelangaran di seluruh tahapan.

Soal daftar Pemilih menurut Bahar, salah satu organ pengawasan penting ditingkat desa dan kelurahan yang kosong di Bawaslu adalah Pengawas Pemutahiran daftar pemilih. Menurut dia, jika setiap TPS ada pengawas pemutahiran, maka masalah daftar pemilih bisa dieliminir. Selain itu bahar juga menambahkan, untuk pengawasan pemutahiran daftar pemilih, paradigma pengawasan yang akan dikembangkan bukan saja soal rekapan hasil pemutahiran, tetapi pengawasan daftar pemilih by name, by adsress. “kalau selama ini PPL  dan Panwaslu Kabupaten hanya puas lihat  total rekapan saja, sekarang kita harus masuk dengan memeriksa by name dan by address untuk memastikan nama yang tidak double, jenis kelamin dan tidak ada pemilih yang tercecer” tegasnya. Selain itu peran masyarakat dan utamanya partai politik harus maksimal dalam tahapan ini, karena parpol berkepentingan langsung dengan pemilih. Karena dengan mengurus pemilih akan menghasilkan suara, sehingga tahapan penting ini harus melibatkan keaktifan parpol dan tim kampanye.

Sedangkan anggota KPU NTT Theresia Siti dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapan KPU NTT dalam proses pendaftaran pasangan calon Gubernur dan pendaftaran pasangan calon 10 Kabupaten yang dilakukan serentak. Selain itu tahapan pemutahiran daftar pemilih juga sudah siap dilaksanakan coklit, karena PPDP telah terbentuk.  Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif itu dihadiri pimpinan ormas kepemudaan dan mahasiswa, mereka berharap mahasiswa diberi peran dalam tahapan pengawasan pemilu.(din)        

  

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa (tengah) didampngi anggota Bawaslu NTT Jemris Fointuna dan Baharudin Hamzah saat Kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Bupati di 10 Kabupaten yang digelar di ruang rapat Kantor Bawaslu NTT Selasa (2/1).(Foto/Asis)

KUPANG- Satu Pekan menjelang pendaftaran Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta calon Bupati dan Wakil Bupati di 10 Kabupaten/Kota yang dimulai tanggal 8-10 Januari 2018, Bawaslu Provinsi NTT menggelar Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Pengawasan Pendaftaran Pasangan Calon bersama Panwaslu 10 Kabupaten di Kantor Bawaslu NTT Jalan Samratulangi Nomor 25A Kota Kupang  Selasa (2/1)

Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Ignasius Jani,S.Sos memimpin apel hari pertama masuk kerja Selasa (2/1). (Foto/Mini)

KUPANG- Hari  pertama masuk kerja di tahun baru 2018, Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Ignasius Jani,S.Sos memimpin apel, untuk memastikan seluruh jajaran sekretariat mulai dari Bawaslu NTT sampai ke Panwaslu Kabupaten/Kota dan Kecamatan sudah mulai masuk kerja, sesuai surat edaran. Apel ‘kekuatan’ awal tahun baru itu diikuti para Kepala sub bagian dan staf sekretariat di halaman kantor Bawaslu NTT Jalan Samratulangi No.25A. Kupang.

Foto Bersama Anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah dan tim Verifikasi Faktual dari KPU NTT bersama Pengurus DPW Partai Berkarya usai Kegiatan Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Kantor Partai di Jln.Tompello Kota Kupang Minggu (31/12).Foto/din

KUPANG- Bawaslu Provinsi NTT Minggu (31/12) melakukan pengawasan langsung Kegiatan Verifikasi Vaktual (Fervak) dua Partai Politik tingkat Provinsi NTT Partai Berkarya dan Partai Garuda. Verfak tersebut terkait Kepengurusan, Kterwakilan Perempuan dan Keberadaan Kantor. Tim Bawaslu NTT  yang mengawasi Verifikasi faktual DPW Partai Berkarya dipimpin anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah dan lima orang anggota, sedangkan Tim Bawaslu NTT yang mengawssi ferivikasi Vaktual Partai Garuda dipimpin langsung anggota Bawaslu NTT Jemris Fointuna, yang juga Kordiv Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga. Sehari sebelumnya, Ketua Bawaslu NTT  Thomas Mauritius Djawa memimpin tim melakukan verifikasi vaktual  perbaikan terhadap Partai Serikat Indonesia (PSI).

Para Peserta berfoto bersama usai kegiatan Focus Group Discusion (FGD) Evaluasi Pilkada serentak tahun 2017 di Hotel Sasando Kamis (28/12).(Foto/Naldi)

KUPANG- Badan Pengawas Pemilu Provinsi NTT melalui divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Kamis (27/12) menggelar kegiatan Focus Group Discucion (FGD) dalam rangka evauasi kegiatan Pemilihan  Kepala Daerah serentak di tiga Kabupaten di NTT yang digelar tahun 2017 lalu. 

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa memimpin Apel Kekuatan di Halaman kantor Bawaslu NTT Kamis (27/12) Pasca liburan Natal dan cuti bersama

KUPANG- Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa, Kamis (27/12) memimpin apel bersama jajaran sekretariat  Bawaslu NTT sekaligus memastikan seluruh pegawai di jajaran Bawaslu NTT masuk kerja hari pertama pasca Liburan dan cuti Natal tahun 2017. Sesuai Surat Edaran Sekjen Bawaslu RI cuti bersama hanya tanggal 26 Desember 2017, dan tanggal 27 Desember 2017 mulai masuk kerja. Hadir dalam apel kekuatan itu Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Ignasius Jani, para Kepala Sub Bagian dan staf dilingkup Bawaslu NTT.

Dalam arahannya Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa mengingatkan, saat ini adalah penghujung tahun anggaran 2017, karena itu dia berharap jajaran kesekretariatan ditingkat Provinsi dan kabupaten/Kota sampai ditingkat Kecamatan mesti menyiapkan semua laporan pengelolaan keuangan selama satu tahun anggaran, agar dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap pengelolaan anggaran harus engedpankan aspek akuntabilitas dan transparansi, tepat tempat dan tepat jumlah. selain itu komponen anggaran harus mengikuti program dan kegiatan sehingga tidak menyulitkan pertanggungjawaban. Thomas juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu NTT agar tetap kompak dan menjaga soliditas ketiman untuk mewujudkan kerja-kerja kepengawasan yang lebih profesional dan berintegritas, sehingga hasil pemilu yang diharapkan juga berkualitas dan berintegritas.

Usai apel kekuatan, dilanjutkan dengan rapat bersama jajaran kesekretariatan Bawaslu NTT dalam rangka konsolidasi anggaran Pemilihan di 10 Kabupaten dan satu Pemilihan Gubernur, serta persiapan pertanggungjawaban akhir tahun yang tinggal menghitung hari. (din)      

KUPANG- Bawaslu NTT didaulat menjadi tuan rumah Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Persiapan Pemilihan serentak tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019 di Labuan Bajo, Ibukota Manggarai Barat 19-21 Desember 2017 lalu.

Kegiatan  yang dipusatkan di Hotel Jayakarta Pantai Pede itu dibuka oleh Ketua Bawaslu RI Abhan  didampingi Sekjen Bawaslu RI Gunawan Suswantoro, Ketua Bawaslu Provinsi NTT Thomas Mauritius Djawa sebagai tuan rumah, para Kepala Biro dan Kepala Bagian dilingkup Seretariat Jenderal Bawaslu RI serta Kapolres Manggarai Barat.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, pemilihan tempat Labuan Bajo-NTT bukan tanpa alasan. Tapi pilihan tersebut sebagai bentuk dukungan Bawaslu RI terhadap Bawaslu NTT dan Panwaslu Kabupaten/Kota yang akan menlaksanakan Pemilihan Kepala daerah serentak di 10 Kabupaten dan satu Provinsi. Selain itu,  dalam rillis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dikeluarkan Bawaslu RI, ada Kabupaten di NTT yang masuk kategori rawan sehingga diperlukan dukungan penuh dari Bawaslu RI sebagai penanggungjawab terakhir seluruh tahapan kegiatan Pengawasan Pemilu.

Lebih lanjut mantan Ketua Bawaslu Jawa Tengah itu berharap, jajaran pengawas pemilu diseluruh jenjang harus menjaga integritas, karena tantangan pengawasan kedepan jauh lebih berat seiring dengan penambahan kewenangan bawaslu melalui UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilu yang memberikan ‘energi’ baru bagi bawaslu terkait penyelesesian sengketa Proses melalui ajudikasi. Ia berharap, kewenangan yang luar biasa itu harus digunakan secara professional dan tidak sewenang-wenang.

Sementara itu Sekjen Bawaslu RI Gunawan Suswantoro dalam arahannya mengatakan, saat ini adalah momentum akhir tahun anggaran, sehingga ia berharap seluruh program, kegiatan dan anggaran yang sudah dilaksanakan agar diadminditrasikan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya saat tiba di Labuan Bajo, Ketua Bawaslu RI dan Sekjen Bawaslu bersama rombongan disambut meriah melalui upacara adat Manu Kapu, sebagai tanda ucapan selamat datang kepada setiap tamu, dilanjutkan pengalungan selendang dan topi khas Manggarai serta pementasan tarian caci.

Kegiatan Rakor diakhiri dengan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2018 kepada seluruh Ketua dan Kasek Bawaslu Provinsi se- Indonesia dan Kunjungan wisata ke Taman Nasional Komodo di Pulau Rinca.(din)    

 

Anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah saat membuka kegiatan Rakor Penyusunan SPJ Panwaslu untuk Pemilihan Gubernur dan Bupati di Hotel Neo Aston Kupang Kamis (14/12) malam
  • Kupang – Dalam rangka   mempersiapkan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dana hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2017/2018, Badan Pengawas Pemilu Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) di Hotel Neo Aston Kupang Kamis (14/12) sampai  Sabtu (16/12).

Kegiatan Rakor tersebut tersebut dihadiri para anggota Komisioner Panwas Kabupaten/Kota divisi SDM dari 22 Kabupaten/Kota, Kepala Sekretariat dan Bendahara Pembantu dan  dibuka oleh Anggota Bawaslu NTT Koordinator Divisi  SDM Baharudin Hamzah didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Ignasius Djani dan Kepala Sub Bagian Umum dan Administrasi Hakim Rohanus.

Dalam sambutannya Baharudin Hamzah mengatakan, tanpa terasa pelaksanaan program dan kegiatan Bawaslu dan Panwaslu Kabupaten/Kota memasuki penghujung tahun anggaran. Karena itu, ia menekankan pentingnya kegiatan rakor penyusunan SPJ tersebut dalam rangka memastikan seluruh program dan kegiatan yang sedang, telah dan akan dilaksanakan sampai akhir tahun anggaran ini wajib disampaikan pertanggungjawabannya secara akuntabel. “ Kegiatan Rakor ini sangat penting, kami Bawaslu NTT ingin memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan yang telah tercantum dalam Rencana Kegiatan yang sudah dan sedang berjalan ini dipertanggungjawabkan dengan baik sesuai aturan”.

Lebih lanjut mantan anggota KPU Kota Kupang itu mengatakan, Bawaslu sudah dua tahun terakhir ini menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI.  Predikat tersebut mesti dipertahankan, sehingga seluruh jajaran Bawaslu disemua tingkatan diharapkan menyampaikan SPJ tepat waktu, tepat jumlah dan juga tepat tempat.

Bahar juga menambahkan, sebagai pengelola keuangan para Kepala Sekretariat dituntut untuk dua hal penting yakni, menulis apa yang telah dikerjakan, dan mengerjakan apa yang ditulis dalam RKB. “ menulis apa yang dikerjakan dimaknai sebagai  bagian penting dari setiap pengeluaran untuk membiayai program dan kegiatan harus dicatat, sebaliknya mengerjakan apa yang ditulis dimaknai bahwa seluruh program dan kegiatan Panwaslu kabupaten/Kota harus sesuai dengan anggaran yang tertulis atau tercantum  dalam RKB.” Pesan Bahar mengingatkan.

Kegiatan Rakor yang berlangsung selama tiga hari ini diisi dengan sejumlah materi tentang Pertanggungjawaban Keuangan para Kepala Sekretariat Kabupaten, Mekanisme Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017, Audit dana Hibah Langsung Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017, Tata Cara dan Kebijakan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017, Review Laporan Keuangan dan Verifikasi SPJ. Sedangkan nara sumber berasal dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kupang dan Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Ignasius Djani,S.Sos.(din)       

Senin, 30 November -0001 07:57

Pengawas Pemilu Harus Jeli Awasi ASN

Author

Surakarta, Badan Pengawas Pemilu - Isu terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pemilu kian merebak. Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin mengatakan, jajaran pengawas harus jeli dalam melakukan pengawasan, jangan sampai ada ASN yang terlibat.

Peserta Pelatihan Pengelolaan Website yang digelar Bawaslu NTT Sabtu  (2/12)

Bawaslu NTT Gelar Pelatihan Pengelolaan Website

Kupang- Untuk meningkatkan pengetahuan teknis pengelola Website, Divisi  Organisasi dan Sumber Daya Manusia Sabtu (2/12) menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolaan Website bagi para staf dilingkup Bawaslu NTT.

Ilustrasi

Bawaslu RI secara resmi meluncurkan Aplikasi ‘Tembang Lawas’ yang menjadi whistleblowing system (sistem pengaduan) di Bawaslu. Tembang Lawas merupakan singkatan dari Temukan Berbagai Pelanggaran Lapor Bawaslu.

Aplikasi tembang lawas yang dapat diakses melalui situs www.tembanglawas.bawaslu.go.id tersebut bertujuan menciptakan iklim yang kondusif dan mendorong pelaporan terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian keuangan dan non keuangan serta merusak citra Bawaslu.

Sabtu, 02 Desember 2017 11:54

Bawaslu Luncurkan Aplikasi 'Tembang Lawas'

Author
Bawaslu Luncurkan Aplikasi 'Tembang Lawas'

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu - Bawaslu RI secara resmi meluncurkan Aplikasi ‘Tembang Lawas’ yang menjadi whistleblowing system (sistem pengaduan) di Bawaslu. Tembang Lawas merupakan singkatan dari Temukan Berbagai Pelanggaran Lapor Bawaslu.

Ilustrasi

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu - Berdasarkan Keputusan Sekretaris Jenderal Bawaslu RI Nomor: 1172 s.d 1173/BAWASLU/SJ/KP.04.00/XI/2017tanggal 29 November 2017, Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilu, Gunawan Suswantoro secara resmi melantik sejumlah pejabat struktural di Lingkungan Badan Pengawas Pemilu dan Bawaslu Provinsi.

Selasa, 29 November 2016 22:29

Upacara HUT KORPRI 2016

Author
Upacara HUT KORPRI 2016

NTT, Badan Pengawas Pemilu – Bawaslu Provinsi NTT melaksanakan upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) yang jatuh pada hari ini, Selasa (29/11) di halaman depan Kantor Bawaslu Provinsi NTT.  

Kasubag Perbendaharaan Bawaslu RI Triza Novia (tengah) dan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT Ignasius Jani (Kiri)

"Pengelola Keuangan jangan takut selama berprinsip pada aturan yang berlaku" Demikian kata sambutan dari Kasubag Perbendaharaan Badan Pengawas  Pemilihan Umum Republik Indonesia, Triza Novia pada kegiatan Pengelolaan Dana Hibah Pilkada Tahun 2017, di Kantor Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kupang. Selasa (30/8).

Foto Bersama Peserta Pelatihan Kehumasan dan Narasumber

“Semoga para peserta menjadikan apa yang sedang dikerjakan ini sebagai sebuah kebutuhan. Mau itu kehumasan ataupun pelayanan informasi, jadikanlah sebagai kebutuhan. Sering terasa tidak nyaman dan tidak happy tapi kalau bisa dijadikan sebagai kebutuhan maka akan terasa ringan dan happy,” Demikian kata Ketua Bawaslu RI Prof.Muhammad pada penutupan acara Pelatihan Kehumasan bagi staf Sekretariat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu RI, di Hotel Grand Candi, Semarang, Kamis (29/7).

Nelson Simanjuntak

Kewenangan Bawaslu dalam menyelesaikan sengketa pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi salah satu poin pendukung untuk mewujudkan Pemilu yang demokratis. Maka jajaran pengawas daerah, dalam hal ini Bawaslu provinsi dan  panwas kabupaten/kota, diharap mampu menyelesaikan setiap sengketa yang terjadi, baik sengketa antar peserta pemilihan maupun sengketa antara peserta dan penyelenggara.

Foto bersama Staf Kesekretariatan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur seusai Upacara bendera 17 Agustus 2016

Dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke-71 tanggal 17 Agustus 2016, seluruh Staf Kesekretariatan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Upacara Bendera bersama. Upacara yang dimulai tepat pukul 08.00 wita dilaksanakan di halaman Kantor Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur dan dihadiri oleh seluruh pimpinan dan staf Kesekretariatan Bawaslu NTT.

Endang Widyaningtyas Komisioner Bawaslu RI (berjilbab) memberikan arahan saat Test Tertulis Calon Anggota Panwaslih Kota Kupang

Saat ini kita telah dihadapkan kepada pengawasan penyelenggaraan pemilihan umum Kepala Daerah pada tahun 2017 di 3 (tiga) kabupaten/kota yakni Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Kota Kupang. Untuk itu BawasluProvinsi Nusa Tenggara Timur harus segera melakukan persiapan awal agar proses pergantian kepemimpinan politik di tingkat daerah berlangsung demokratis dan mendapat legitimasi dari rakyat.

Rapat Sentra GAKKUMDU

Kinerja Sentra Gakkumdu Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015 pada 9 Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Persiapan Sentra Gakkumdu pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017 di Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi agenda dalam Rapat Sentra Gakkumdu Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2016.

Bawaslu Rekomendasikan Perpanjangan Masa Pendaftaran Pilkada

Jakarta, Badan Pengawas Pemilu – Meski sudah dilakukan perpanjangan masa pendaftaran pasangan calon untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota (Pilkada) serentak, tujuh daerah masih hanya terdapat satu pasangan calon (calon tunggal) sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan Pilkada pada tahun 2015 ini.

Ketua Bawaslu RI Prof. Dr. Muhammad, S.IP, M.Si

Ketua Bawaslu Muhammad menyinggung soal kaderisasi partai yang mungkin kurang berjalan dengan baik, sehingga mengakibatkan hanya ada calon tunggal dalam Pilkada di tujuh Kabupaten/Kota. Ketiadaan pasangan calon lebih dari satu ini, membuat KPU memutuskan untuk menunda Pilkada itu hingga 2017.

Foto Bersama Panitia dan Peserta Bimtek Panwaslukada 9 Kabupaten di NTT

Ini hanya sample saja, untuk selanjutnya harus segera diganti dengan yang benerannnn. Mauris ut mauris vel libero sagittis congue. Aenean id turpis lectus. Duis eget consequat velit Aenean vehicula vehicula aliquam. Aliquam lobortis cursus erat, in dictum neque suscipit id. In eget ante massa. Mauris ut mauris vel libero sagittis congue. Aenean id turpis lectus. Duis eget consequat velit. Suspendisse cursus nulla vel eros blandit placerat. Aliquam volutpat justo sit amet dui sollicitudin eget interdum nibh gravida.

Urgensi Pengawasan Pilpres Yang Partisipatif

"Pengawasan partisipatif bertujuan agar melatih dan memberi ruang kepada warga negara untuk turut mengambil bagian dalam memberikan hak suara dan pengawalan terhadap hak suara tersebut sehingga tidak disalahgunakan" ungkap Ketua Bawaslu NTT, Nelce Ringu, dalam Forum diskusi bersama yang diselenggarakan oleh LSM Bengkel Advokasi Pengembangan dan Pemberdayaan Kampung (Bengkel APPeK) pada Selasa, 01/07/2014 di ruang rapat Kantor Bengkel APPeK, jalan Artha Graha Kupang. Diskusi yang mengambil tema  : "Urgensi Pengawasan Pilpres Yang Partisipatif"  ini dihadiri oleh para relawan pemantau di wilayah Kota Kupang, kabupaten kupang, staf Bengkel APPek dan juga para komisioner panwaslu kota kupang.

Hubungi Kami

Badan Pengawas Pemilu
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jalan Sam Ratulangi No.25a
Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Phone : (0380) 8430092

Website : bawaslu-ntt.go.id

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Statistik Kunjungan

1.png1.png4.png7.png8.png3.png
Hari ini29
Minggu ini 1669
Bulan ini7620
Total Kunjungan114783