Jumat, 12 Januari 2018 09:11

Bawaslu NTT dan KPU teliti dokumen Bakal Pasangan Calon Gubernur

Tim Bawaslu NTT dan KPU NTT Kamis (11/1) melakukan penelitian bersama dokumen pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT (foto/ryan)  Tim Bawaslu NTT dan KPU NTT Kamis (11/1) melakukan penelitian bersama dokumen pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT (foto/ryan)

KUPANG- Bawaslu NTT Kamis (11/1) bersama KPU NTT secara bersama meneliti dokumen persyaratan Pencalonan dan syarat bakal pasangan Calon Gubernur NTT periode 2018-2023 yang sudah diterima selama masa pendaftaran. Adapun Bakal Pasangan calon yang mendaftar di KPU NTT dan diterima berjumlah empat pasangan yakni, Pasangan Ir. Esthon Leyloh Foenay, M.Si diusung Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional, Pasangan Dr. Beny Kabur Harman dan Drs.Beny Litenoni,MH diusung Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, pasangan Marianus Sae,M.AP dan  Ir. Emlia Nomleni yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa, serta pasangan Victor Bungtilu Laiskodat dan Joseph Nae Soi, yang diusung Partai Nasdem, Golkar dan Hanura.

Kegiatan Penelitian dokumen tersebut dipimpin Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas dan Ketua Pokja Pencalonan Thomas Dohu dan anggota serta staf secretariat, sedangkan dari Bawaslu NTT dihadiri Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa dan anggota Baharudin Hamzah serta staf. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, KPU NTT akan menyampaikan hasil penelitian tersebut kepada tim penghubung pasangan calon untuk dilakukan perbaikan sampai batas akhir tanggal 17 januari 2018.

Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas mengatakan, jajaran KPU berikhtiar agar seluruh tahapan pemilu maupun pemilihan serentak berjalan  professional sesuai aturan dan memenuhi asas-asas pemilu. Karena itu seluruh tahapan termasuk penelitian dokumen pasangan calon KPU melibatkan Bawaslu NTT dan seluruh jajarannya bahwa seluruh proses dilakukan secara transparan dan adil.

Sementara itu Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa, memberikan apresiasi kepada KPU NTT yang selalu berkoordinasi untuk memastikan seluruh tahapan pemilu dilaksanakan secara transparan dan tidak melanggar aturan.  Thomas melanjutkan, dengan pelaksanaan tahapan yang digelar secara transparan dan sesuai aturan, maka dapat menghindari proses sengketa yang mungkin saja terjadi baik antara sesama peserta pemilihan maupun peserta pemilihan dengan KPU. “ penelitian bersama ini dalam rangka memastikan transparansi dan semua dokumen yang disampaikan harus sesuai aturan, jika dalam masa ini ada yang belum lengkap dokumen syarat calon, maka masih ada  ruang untuk perbaikan. Ini ikhtiar pencegahan bersama. ” tegas Thomas. (din) (Foto/ ryan)    

Baharudin Hamzah,M.Si

Author :

Anggota Bawaslu NTT Kordiv Organisasi dan SDM 

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Hubungi Kami

Badan Pengawas Pemilu
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jalan Sam Ratulangi No.25a
Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Phone : (0380) 8430092

Website : bawaslu-ntt.go.id

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Statistik Kunjungan

1.png4.png1.png8.png4.png0.png
Hari ini22
Minggu ini 966
Bulan ini3009
Total Kunjungan141840