Kamis, 25 Oktober 2018 10:47

Bawaslu NTT Gelar Raker Penyusunan Laporan Akhir Dana Hibah Pilkada

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa didampingi Komisioner Bawaslu NTT Jemris Fointuna, Melpi Marpaung, Noldi Taduhungu dan Kasek Bawaslu NTT Ignasius Jani berfoto bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua Yudi Tagihuma dan Ketua Bawaslu Kabupaten Lembata Paulina Tokan mewakili 22 Kabupaten/Kota saat kegiatan Raker  di Hotel Swiss Belin Kupang Rabu (24/10) Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa didampingi Komisioner Bawaslu NTT Jemris Fointuna, Melpi Marpaung, Noldi Taduhungu dan Kasek Bawaslu NTT Ignasius Jani berfoto bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua Yudi Tagihuma dan Ketua Bawaslu Kabupaten Lembata Paulina Tokan mewakili 22 Kabupaten/Kota saat kegiatan Raker di Hotel Swiss Belin Kupang Rabu (24/10)

 

KUPANG BawasluNTT – Sebagai upaya untuk penyampaian dan pengesahan Laporan pertanggungjawaban akhir pengelolaan dana hibah Pilkada 2017-2018, Bawaslu NTT menggelar kegiatan Rapat Kerja di Hotel Swis berlin Kupang Senin (22/10) sampai Rabu (24/10).Kegiatan tersebut diikuti para Kordinator Sekretariat 22 Kabupaten dan Kota, Komisioner Koordinator divisi SDM dan organisasi, Bendahara Pembantu dan operator.

Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, tahapan pilkada serentak telah berakhir dengan sukses, karena itu ia berharap laporan pertanggungjawaban keuangan dana hibah juga harus sukses untuk dipertanggungjawabkan. Ia berharap para korsek dan bendahara serius mengikuti kegiatan, sekaligus menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk pengesahan pertanggungjawaban akhir pengelolaan dana hibah.

Anggota Bawaslu NTT Jemris Fointuna berharap, anggaran yang telah digelontorkan pemerintah cukup besar itu dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Menurut Jemris, untuk anggaran pengawasan pilkada, tercatat untuk tahun 2017-2018 tergolong paling besar jumlahnya, jika dibandingkan dengan  anggaran pengawasan tahun-tahun sebelumnya. Harapan yang sama juga disampaikan anggota Bawaslu NTT Melpi Marpaung dan Noldi Taduhungu, keduanya berharap laporan pertanggungjawaban akhir pengelolaan dana hibah disampaikan tepat waktu dan patut sesuai ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

Sementara itu anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah menekankan pentingnya peran komisioner dalam mendukung penyusunan laporan pertanggungjawaban dana hibah, meskipun pengelola teknis keuangan adalah korsek dan bendahara, namun komisioner juga bagian yang menggunakan anggaran seperti perjalanan dinas yang bersentuhan langsung dengan komisioner, sehingga untuk mendukung pertanggungjawaban, data dan dokumen perjalan dinas harus disiapkan secara lengkap agar tidak menimbulkan masalah yang menghambat pertanggungjawaban akhir dana hibah.

Sedangkan Kepala Sekretariat Bawaslu NTT Ignasius Jani berharap raker tersebut menjadi forum untuk penyelesaian seluruh administrasi keuangan dana hibah sekaligus pengesahan baik untuk anggaran pilkada gubernur dan pilkada 10 kabupaten/Kota yang bersumber dari APBD II Kabupaten. Kegiatan raker yang berlangsung selama 3 hari itu diisi dengan materi dari bawaslu NTT dan KPKN Kupang. (din)

    

Baharudin Hamzah,M.Si

Author :

Anggota Bawaslu NTT Kordiv Organisasi dan SDM 

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Hubungi Kami

Badan Pengawas Pemilu
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jalan Sam Ratulangi No.25a
Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Phone : (0380) 8430092

Website : bawaslu-ntt.go.id

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Statistik Kunjungan

1.png4.png1.png8.png3.png5.png
Hari ini17
Minggu ini 961
Bulan ini3004
Total Kunjungan141835