Sabtu, 22 September 2018 11:19

Deklarasi Kampanye Pemilu Damai , Hindari Politik Uang dan SARA Featured

Ketua Bawaslu NTT Thomas M Djawa didampingi Komisioner Bawaslu NTT Jemris Fointuna, Melpi Marpaung, Baharudin Hamzah dan Noldi Taduhunggu menghadiri deklarasi kampanye pemilu 2019 yang damai di pelataran depan kantor Gubernur NTT Sabtu (22/9)                                    Ketua Bawaslu NTT Thomas M Djawa didampingi Komisioner Bawaslu NTT Jemris Fointuna, Melpi Marpaung, Baharudin Hamzah dan Noldi Taduhunggu menghadiri deklarasi kampanye pemilu 2019 yang damai di pelataran depan kantor Gubernur NTT Sabtu (22/9)

 

 

Kupang Bawaslu NTT- Para peserta pemilu tahun 2019 baik partai politik, calon anggota DPD serta tim kampanye calon presiden dan wakil  presiden   di NTT diminta untuk tetap menjaga kedamaian, menghndari politik uang dan politisasi Suku,Agama dan Ras (SARA) dalam setiap aktivitas kampanye selama tujuh bulan kedepan.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Bawaslu NTT Thomas Mauritius Djawa saat menyampaikan orasi demokrasi dihadapan ppimpinan Parpol peserta pemilu 2019 tingkat Provinsi NTT dan calon anggota DPD pada acara Deklarasi Kampanye damai Pemilu tahun 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum NTT di pelataran kantor Gubernur NTT Sabtu (22/9).

                Menurut Thomas, masa kampanye hendaknya dimaknai sebagai ajang pendidikan politik bagi rakyat, bukan sekadar meyakinkan pemilh untuk mencoblos di hari pemungutan suara 17 April 2019 mendatang. Karena itu dia berharap, deklarasi kampanye damai, tidak sekadar menjadi momentum politik seremonial tanpa makna, melainkan harus diwujudkan peserta pemilu dalam setiap aktivitas politiknya selama masa kampanye. “ Saya berharap omentum hari ini tidak sekadar sebagai ajang seremonial belaka, tetapi harus terwujud dalam kerja-kerja nyata peserta pemilu dengan memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Hindari politik uang, dan politisasi SARA serta berta hoax, tetapi kampanyekan program dan visi misi partai politik secara bermartabat agar pemilu berlangsung damai dan menghasilkan pemimpin politik yang berintegritas.” Pinta Thomas.

                Ia juga mengingatkan peserta pemilu agar mentaati semua aturan kampanye yang telah ditetapkan sesuai undang-undang, mulai dari alat peraga kamanye, waktu kampanye, lokasi pemasamgan alat peraga kampanye, tim kampanye serta kampanye media dan rapat umum yang waktunya hanya 21 hari sebelum  hari pemungutan suara.

                Deklarasi kampanye pemilu 2019 damai diawali dengan  jalan santai, dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar kampanye damai oleh peserta pemilu dan calon anggota DPD ,Bawaslu dan KPU NTT serta pelepasan burung merpati ke udara. 

                Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Bawaslu NTT Baharudin Hamzah, Jemris Fointuna, Melpi Marpaung dan Noldi Taduhungu serta undangan lainnya. (din)          

Baharudin Hamzah,M.Si

Author :

Anggota Bawaslu NTT Kordiv Organisasi dan SDM 

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Hubungi Kami

Badan Pengawas Pemilu
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jalan Sam Ratulangi No.25a
Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Phone : (0380) 8430092

Website : bawaslu-ntt.go.id

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Statistik Kunjungan

1.png3.png6.png2.png1.png6.png
Hari ini39
Minggu ini 688
Bulan ini2731
Total Kunjungan136216