Mersito Neponanu

Mersito Neponanu

KUPANG-Menindaklanjuti laporan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur, KPU NTT bersama Bawaslu NTT mengadakan rapat bersama (23/04/2019) bertempat di Kantor KPU NTT.

Menurut Ketua KPU NTT Thomas Dohu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU RI terkait laporan rekapitulasi PSU yang akan diselenggarakan pada 27 April mendatang. “kami akan menyiapkan logistik pemilu yang dibutuhkan agar bisa segera tiba maksimal 1 hari sebelum hari pemungutan suara ulang,” ujar Thomas.

KPU NTT juga akan melakukan penggantian anggota KPPS yang dinilai bermasalah juga dengan mempertimbangkan biaya yang ada. “Di tingkat kecamatan, PPK dihimbau agar menjaga irama waktu kerja supaya tidak terlalu kelelahan,” paparnya

Ketua Bawaslu NTT Thomas M. Djawa menegaskan agar KPU di tingkat Kabupaten harus lebih teliti dan cermat terkait penetapan PSU. “Teman-teman KPU Kabupaten/Kota lebih jeli lagi dalam melakukan penelitian dan pengkajian dalam memutuskan PSU,” ungkap Thomas.

KUPANG-Meski tahapan pemungutan suara 17 April telah usai, Bawaslu NTT tengah bersiap menerima dan menangani berbagai laporan pelanggaran yang terjadi selama proses pemungutan dan penghitungan suara.

 Diantaranya ialah rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU) di berbagai TPS. Syarat atau kondisi pemungutan suara ulang yang sudah diatur dalam pasal 372 Undang-undang no 7 tahun 2017 serta  pasal 18 Perbawaslu nomor 1 tahun 2019 tentang Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu menjadi acuan utama dalam memproses laporan PSU.

Kasubag divisi Pencegahan, Humas dan Hubal Bawaslu NTT Djembry Pahwali menuturkan bahwa Bawaslu di tingkat Kabupaten/Kota harus menyiapkan data yang lengkap dan akurat terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang di daerahnya masing-masing. “Hal ini disebabkan laporan terkait PSU selanjutnya akan diteruskan ke Bawaslu RI agar bisa segera ditindak lanjuti,” tandasnya.

KUPANG-Sentra Gakkumdu memiliki peran vital dalam melakukan penanganan terhadap tindak pidana pemilu. Karena itu, unsur-unsur didalamnya yakni Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu  harus saling bersinergis dalam menjalankan fungsi penegakan hukum.

Sinergisme tersebut  diwujudkan dalam kunjungan Kombes Tubagus Ade Hidayat dan Akbp Kurnia Ningsih dari Mabes Polri ke kantor Bawaslu NTT (17/04/2019). Kedatangan tim Mabes Polri tersebut bertujuan melakukan monitoring dan supervisi kesiapan Sentra Gakkumdu Provinsi NTT menghadapi setiap dugaan laporan pelanggaran pidana Pemilu.

Dalam kunjungannya, Kombes Tubagus Ade menanyakan informasi terkait sejauh mana laporan pidana pemilu serta kondisi Gakkumdu di Kabupaten/Kota di NTT. Seluruh anggota Gakkumdu diharapkan terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dalam melaksanakan tugasnya.     

KUPANG-Babak final perhelatan pesta demokrasi yang dilaksanakan hari ini (17/04/2019) dirayakan oleh seluruh masyarakat provinsi Nusa Tenggara Timur dengan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Bawaslu Provinsi NTT melakukan kegiatan monitoring di beberapa TPS dari berbagai kecamatan di kota Kupang.

Warga masyarakat terlihat antusias untuk menggunakan hak pilihnya, hal itu dibuktikan dengan banyaknya pemilih yang datang untuk memilih. Salah satunya TPS 01 Kelurahan Airmata, Kota Kupang. Seusai mencoblos, warga turut mengikuti sekaligus mengawasi proses penghitungan suara. Pengawas TPS 01 Airmata Martha Radja mengatakan proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan dengan lancar.

Hal serupa juga terjadi di TPS 13 Kelurahan Oeba, ketika didatangi oleh Bawaslu NTT pukul14.00 WITA, TPS sedang dalam proses penghitungan surat suara calon presiden dan wakil presiden. PTPS Samuel Tunis mengungkapkan sejauh ini belum ada persoalan. “Pengawasan akan terus dilakukan secara maksimal,” jelasnya.

 Kepala sub bagian Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu NTT Djembri Pahwali menuturkan bahwa kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pengawasan tahapan pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Fokus pengawasan terletak pada akurasi data pemilih,ketersediaan logistic dan berbagai potensi pelanggaran lainnya,” pungkas Djembri.   

Simulasi pemungutan suara yang bertempat di Hotel Swiss Belin Krystal (14/04/2019).

KUPANG-Jelang momentum Pemilu pada 17 April mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Simulasi pemungutan suara yang bertempat di Hotel Swiss Belin Krystal (14/04/2019).

Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua dan Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) beserta staf Bawaslu dari 22 Kabupaten/Kota tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas SDM Pengawas Pemilu di tingkat Kabupaten/Kota khususnya bagi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Koordinator Divisi SDM Bawaslu NTT Baharudin Hamzah mengatakan, acara yang juga bimbingan teknis ini sangat penting lantaran untuk mempersiapkan pengawas TPS yang akan bertugas pada puncak Hari H pemungutan suara pada 17 April nanti.”Pengawas TPS merupakan tempat bagi orang-orang bertanya dan juga mencari keadilan saat proses pungut hitung di TPS, maka kami harus memastikan mereka menguasai benar proses beracara di TPS,” ujarnya.

Menurut Baharudin, potensi pelanggaran hampir ada di seluruh tahapan pemilu baik masa tenang, pungut hitung maupun setelah pungut hitung.  Bawaslu NTT selanjutnya akan melakukan supervisi lebih lanjut dengan terjun langsung di kabupaten/kota. “Setelah kegiatan ini teman-teman Bawaslu Kabupaten/Kota akan mengadakan bimtek lanjutan di tingkat kecamatan kepada PTPS dan saksi peserta pemilu agar memahami betul terkait tugas pokok dan fungsinya,” jelas Baharudin.

Hal ini diharapkan agar PTPS ini menjadi ujung tombak pengawasan di tingkat TPS sehingga mampu mencegah terjadinya pelanggaran. Dengan kehadiran PTPS maka diharapkan potensi kecurangan maupun pelanggaran semakin berkurang. “Pengawas TPS memiliki peran penting dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas,” pungkasnya.(sil)

Hubungi Kami

Badan Pengawas Pemilu
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Jalan Sam Ratulangi No.25a
Kota Kupang - Nusa Tenggara Timur

Phone : (0380) 8430092

Website : bawaslu-ntt.go.id

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Statistik Kunjungan

1.png9.png6.png7.png6.png5.png
Hari ini243
Minggu ini 1353
Bulan ini5989
Total Kunjungan196765